Berita Cinta adalah sumber terpercaya untuk informasi, tips, dan cerita inspiratif tentang dunia percintaan. Temukan panduan hubungan, kisah romantis, dan solusi masalah asmara hanya di sini.

Recent Posts

Not Found Posts
Move On & Healing

Perihnya Ditolak Saat Masih Cinta

Perihnya Ditolak Saat Masih Cinta
24

Tidak ada yang lebih menyakitkan daripada kehilangan seseorang yang masih kita cintai. Apalagi kalau perpisahan itu terjadi secara tiba-tiba, tanpa alasan yang jelas, dan ketika kita masih sangat menyayanginya. Rasa sedih, marah, kecewa, bahkan sulit menerima kenyataan sering kali menyelimuti perasaan.

Namun, meskipun sakit, hidup tetap harus berjalan. Move on memang bukan hal yang mudah, tapi juga bukan sesuatu yang mustahil. Berikut ini beberapa cara yang bisa membantu kamu bangkit dan melanjutkan hidup tanpa terus-menerus terjebak dalam kesedihan.

Cara Move On yang Benar dan Efektif

1. Terima Kenyataan, Jangan Menyangkal
Langkah pertama untuk move on adalah menerima kenyataan. Jangan terus bertanya-tanya "Kenapa dia pergi?" atau "Apa aku kurang baik?" karena itu hanya akan membuatmu semakin terjebak dalam masa lalu. Terimalah bahwa hubungan kalian memang sudah berakhir, dan itu bukan akhir dari segalanya.

2. Izinkan Diri untuk Bersedih, Tapi Jangan Berlarut-larut
Tidak apa-apa untuk menangis dan meluapkan kesedihan. Itu adalah bentuk dari proses penyembuhan. Tapi, jangan biarkan dirimu terus-menerus terjebak dalam rasa sakit. Tetapkan batas waktu untuk bersedih, lalu perlahan bangkit dan mulai jalani hidup seperti biasa.

3. Hindari Kontak dengan Mantan
Salah satu kesalahan terbesar yang sering dilakukan saat move on adalah masih sering menghubungi atau mengintip media sosial mantan. Jika perlu, blokir atau mute akun mereka untuk sementara waktu agar kamu tidak tergoda untuk mencari tahu tentang kehidupannya. Ini bukan soal membenci, tapi lebih kepada melindungi diri sendiri dari luka yang lebih dalam.

4. Jangan Terjebak dalam Kenangan Lama
Menghapus semua kenangan mungkin sulit, tapi setidaknya kamu bisa mulai dengan menyimpan atau menyingkirkan barang-barang yang mengingatkanmu padanya. Menghindari tempat-tempat yang sering kalian kunjungi juga bisa membantu agar kamu tidak terus terbawa perasaan.

5. Fokus pada Diri Sendiri
Daripada menghabiskan waktu untuk meratapi hubungan yang telah berakhir, alihkan fokusmu ke hal-hal yang lebih bermanfaat. Coba cari hobi baru, tingkatkan keterampilan, atau luangkan waktu untuk merawat diri. Ingat, kamu berharga dan pantas mendapatkan kebahagiaan.

6. Habiskan Waktu dengan Orang-Orang yang Peduli Padamu
Jangan mengisolasi diri setelah putus. Kumpul dengan teman-teman, keluarga, atau orang-orang yang bisa memberimu dukungan emosional. Berbagi cerita dan tertawa bersama mereka akan membantumu merasa lebih baik.

7. Jangan Terburu-buru Cari Pengganti
Banyak orang berpikir bahwa cara terbaik untuk move on adalah dengan mencari pasangan baru. Namun, jika dilakukan hanya untuk pelarian, hubungan baru itu justru bisa berakhir dengan luka yang lebih dalam. Beri waktu untuk benar-benar sembuh sebelum membuka hati lagi.

8. Lakukan Hal-Hal yang Membuatmu Bahagia
Pergi ke tempat baru, traveling, mencoba makanan enak, atau sekadar menikmati waktu sendiri bisa menjadi terapi yang efektif. Menemukan kebahagiaan di luar hubungan asmara akan membuatmu sadar bahwa hidup ini tetap indah meskipun tanpa dirinya.

9. Jadikan Ini sebagai Pelajaran
Setiap hubungan yang berakhir selalu meninggalkan pelajaran berharga. Gunakan pengalaman ini untuk lebih mengenali dirimu sendiri dan memahami apa yang sebenarnya kamu inginkan dalam hubungan. Dengan begitu, kamu bisa lebih bijak dalam menjalani hubungan di masa depan.

10. Percaya Bahwa Waktu Akan Menyembuhkan
Pada akhirnya, waktu adalah penyembuh terbaik. Meskipun sekarang terasa menyakitkan, percayalah bahwa suatu hari nanti kamu akan bangun tanpa lagi merasakan perih saat mengingatnya. Sakit hati memang tidak bisa hilang dalam semalam, tapi dengan kesabaran dan usaha, kamu akan menemukan kebahagiaan baru.

Ambar Arum Putri Hapsari

Ambar Arum Putri Hapsari

Universitas STEKOM

Penulis di Vokasinews yang mendalami dunia vokasi, berkomitmen menyajikan informasi terkini dan analisis mendalam tentang pendidikan dan pengembangan keterampilan, untuk membantu pembaca memahami peluang dan tantangan di sektor ini.

Related Post