Berita Cinta adalah sumber terpercaya untuk informasi, tips, dan cerita inspiratif tentang dunia percintaan. Temukan panduan hubungan, kisah romantis, dan solusi masalah asmara hanya di sini.

Romansa Hari Ini

Hard Launching, Momen Resmi Ngenalin Pasangan ke Publik dengan Bangga
No Closure Club, Tempat untuk Mereka yang Pernah Ditinggal Tanpa Penjelasan
Soft Launching, Cara Halus Ngenalin Pasangan ke Publik Tanpa Heboh
Closure, Langkah Terakhir untuk Menyembuhkan Diri dari Hubungan yang Usai
Mutual Feeling, Ketika Rasa Suka Tak Lagi Bertepuk Sebelah Tangan
Clingy dalam Hubungan, Antara Kasih Sayang dan Ketergantungan Emosional
Tips Percintaan

Kekurangan dan Kelebihan dari FWB

Kekurangan dan Kelebihan dari FWB
0

FWB atau friends with benefits sering dianggap solusi praktis di era hubungan serba cepat. Tidak pacaran, tidak ribet, tapi tetap dapat kedekatan fisik dan emosional secukupnya. Di awal terdengar ideal, apalagi buat yang trauma komitmen atau belum siap hubungan serius.

Tapi FWB bukan hubungan tanpa risiko. Ada sisi menyenangkan, ada juga sisi yang diam diam menguras perasaan.

Kelebihan FWB yang Bikin Banyak Orang Tergoda

Salah satu kelebihan terbesar FWB adalah minim tuntutan. Tidak ada kewajiban memberi kabar setiap saat, tidak ada drama cemburu berlebihan, dan tidak ada tekanan soal masa depan. Buat sebagian orang, ini terasa melegakan.

FWB juga memberi rasa ditemani tanpa harus terikat status. Kamu punya teman ngobrol, tempat pulang sesekali, dan kedekatan yang terasa aman karena sudah saling kenal. Dibanding hubungan satu malam, FWB terasa lebih nyaman dan manusiawi.

Selain itu, FWB sering dianggap jujur sejak awal. Tidak ada janji manis, tidak ada harapan berlebihan. Semua berjalan atas dasar kesepakatan bersama.

Kekurangan FWB yang Sering Diremehkan

Masalah FWB biasanya muncul bukan di awal, tapi di tengah jalan. Saat salah satu mulai baper, sementara yang lain tetap berpegang pada kesepakatan awal. Di sinilah ketimpangan emosional mulai terasa.

FWB juga rawan membuat seseorang terjebak di zona nyaman palsu. Kamu merasa tidak sendirian, padahal juga tidak benar benar dimiliki. Waktu terus berjalan, tapi hubungan tidak ke mana mana.

Kekurangan lainnya adalah batas yang sering kabur. Awalnya sepakat tidak cemburu, tapi saat melihat dia dekat dengan orang lain, hati tetap sakit. Kamu tidak punya hak untuk menuntut, tapi perasaan tetap terluka.

Dalam jangka panjang, FWB bisa memengaruhi cara seseorang memandang hubungan. Komitmen terasa berat, kejelasan terasa menakutkan, dan ketidakpastian jadi hal yang dinormalisasi.

FWB tidak salah, tapi juga tidak cocok untuk semua orang. Jika kamu tipe yang mudah terikat secara emosional, FWB bisa jadi pengalaman yang melelahkan. Tapi jika kamu dan pasangan benar benar sepakat, jujur, dan sadar batas, FWB bisa berjalan tanpa drama.

Yang paling penting, jujurlah pada diri sendiri. Jangan bertahan di FWB sambil berharap suatu hari dia berubah pikiran. Karena hubungan tanpa status sering bukan soal tidak mampu mencintai, tapi tidak ingin bertanggung jawab.

Foto profil Ambar Arum Putri Hapsari

mahasiswa Universitas STEKOM, BERITA CINTA

Menulis di Beritacinta, saya berbagi cerita, tips, dan inspirasi seputar cinta dan hubungan. Semoga tulisan-tulisan di sini bisa menemani dan memberi warna di perjalanan cinta kamu.

Related Post