Berita Cinta adalah sumber terpercaya untuk informasi, tips, dan cerita inspiratif tentang dunia percintaan. Temukan panduan hubungan, kisah romantis, dan solusi masalah asmara hanya di sini.

Romansa Hari Ini

Hard Launching, Momen Resmi Ngenalin Pasangan ke Publik dengan Bangga
No Closure Club, Tempat untuk Mereka yang Pernah Ditinggal Tanpa Penjelasan
Soft Launching, Cara Halus Ngenalin Pasangan ke Publik Tanpa Heboh
Closure, Langkah Terakhir untuk Menyembuhkan Diri dari Hubungan yang Usai
Mutual Feeling, Ketika Rasa Suka Tak Lagi Bertepuk Sebelah Tangan
Clingy dalam Hubungan, Antara Kasih Sayang dan Ketergantungan Emosional
Masalah Asmara

Gaya Pacaran yang Sebenarnya Toxic tapi Dinormalisasikan

Gaya Pacaran yang Sebenarnya Toxic tapi Dinormalisasikan
0

Tidak semua hubungan toxic terlihat kasar atau penuh teriakan. Justru banyak yang tampak manis dari luar tapi melelahkan dari dalam. Karena sering terjadi dan dianggap wajar, gaya pacaran seperti ini akhirnya dinormalisasi. Yang menjalani merasa capek, tapi bingung mau protes karena takut dibilang lebay.

Padahal cinta yang sehat tidak membuatmu kehilangan diri sendiri.

Selalu Harus Update dan Lapor

Chat tiap saat sering dianggap bukti sayang. Padahal ketika pasangan menuntut laporan terus menerus, mulai dari bangun tidur sampai mau tidur lagi, itu bukan perhatian, tapi kontrol.

Kalau kamu merasa cemas saat telat membalas pesan karena takut dimarahi, itu tanda hubungan sudah tidak sehat. Keintiman tidak seharusnya menghilangkan ruang pribadi.

Cemburu Berlebihan Dianggap Lucu

Banyak yang bangga punya pasangan posesif karena dianggap tanda cinta. Dilarang berteman dengan lawan jenis, dicek isi ponsel, bahkan dituduh macam macam hanya karena senyum ke orang lain.

Cemburu yang tidak dikelola justru menciptakan ketakutan. Hubungan yang sehat dibangun dari kepercayaan, bukan pengawasan.

Mengorbankan Diri Demi Hubungan

Sering mengalah, menunda mimpi, atau mengorbankan prinsip demi mempertahankan hubungan sering dipuji sebagai bentuk cinta. Padahal jika hanya satu pihak yang terus berkorban, itu bukan romantis tapi timpang.

Cinta seharusnya membuat tumbuh bersama, bukan membuat salah satu menghilang.

Silent Treatment Dianggap Dewasa

Diam berhari hari saat marah sering disebut cara menenangkan diri. Tapi jika dilakukan tanpa komunikasi dan membuat pasangan merasa dihukum, itu termasuk toxic.

Diam yang sehat disertai penjelasan. Diam yang menghukum hanya menambah luka.

Bertahan Meski Sudah Tidak Bahagia

Banyak yang memilih bertahan karena takut sendiri, takut mulai dari nol, atau merasa sudah terlalu lama bersama. Hubungan yang dijalani dengan rasa terpaksa sering dianggap dewasa, padahal itu bentuk penyangkalan terhadap kebutuhan emosional sendiri.

Normal bukan berarti sehat. Lama bukan berarti layak dipertahankan.

Menyadari gaya pacaran toxic bukan untuk menyalahkan, tapi untuk menyelamatkan diri. Hubungan yang baik membuatmu merasa aman, didengar, dan tetap menjadi diri sendiri. Kalau cinta justru bikin lelah terus menerus, mungkin yang perlu diubah bukan perasaanmu, tapi cara hubungan itu dijalani.

Foto profil Ambar Arum Putri Hapsari

mahasiswa Universitas STEKOM, BERITA CINTA

Menulis di Beritacinta, saya berbagi cerita, tips, dan inspirasi seputar cinta dan hubungan. Semoga tulisan-tulisan di sini bisa menemani dan memberi warna di perjalanan cinta kamu.

Related Post