Saat menjalin hubungan, wajar jika seseorang ingin memastikan segalanya berjalan dengan baik. Namun, ketika pikiran mulai dipenuhi dengan kecemasan berlebihan, pertanyaan-pertanyaan yang belum tentu benar, hingga ketakutan akan kemungkinan buruk, bisa jadi kamu sedang mengalami overthinking dalam hubungan.
Sebagian orang menganggap overthinking adalah bentuk kepedulian dan rasa sayang terhadap pasangan. Namun, di sisi lain, kebiasaan ini juga bisa mengindikasikan kurangnya kepercayaan dan justru berpotensi merusak hubungan.
Penyebab Overthinking dalam Hubungan
1. Trauma dari Hubungan Sebelumnya
Pernah disakiti atau dikhianati di masa lalu bisa membuat seseorang lebih berhati-hati dalam hubungan berikutnya. Sayangnya, hal ini sering kali membuat mereka sulit mempercayai pasangan sepenuhnya dan cenderung berpikir terlalu jauh.
2. Takut Kehilangan atau Ditinggalkan
Rasa takut kehilangan bisa membuat seseorang terus-menerus berpikir tentang kemungkinan buruk yang belum tentu terjadi. Akibatnya, mereka jadi terlalu curiga, sering bertanya, atau bahkan cenderung posesif terhadap pasangan.
3. Kurangnya Kepercayaan Diri
Ketika seseorang merasa kurang percaya diri, mereka bisa merasa tidak cukup baik untuk pasangan. Hal ini memicu overthinking tentang apakah pasangan benar-benar mencintai mereka, apakah hubungan akan bertahan lama, dan sebagainya.
4. Komunikasi yang Kurang Jelas
Ketidakpastian dalam hubungan juga bisa memicu overthinking. Jika pasangan kurang terbuka atau sulit diajak bicara, seseorang bisa mulai menafsirkan segala hal secara berlebihan dan merasa ada sesuatu yang disembunyikan.
Dampak Overthinking terhadap Hubungan
Jika dibiarkan terus-menerus, overthinking bisa berdampak buruk pada hubungan, seperti:
Membuat pasangan merasa terkekang atau tidak dipercaya.
Memicu konflik yang sebenarnya tidak perlu.
Membebani diri sendiri dengan pikiran negatif yang melelahkan.
Mengurangi kebahagiaan dalam hubungan karena selalu diliputi rasa cemas.
Cara Mengatasi Overthinking dalam Hubungan
1. Bangun Kepercayaan pada Pasangan
Percaya adalah kunci utama dalam hubungan. Jika tidak ada alasan kuat untuk meragukan pasangan, cobalah untuk lebih tenang dan tidak langsung berpikiran negatif setiap kali terjadi sesuatu.
2. Komunikasikan Kekhawatiranmu dengan Jujur
Daripada memendam kecemasan sendiri, lebih baik komunikasikan apa yang kamu rasakan kepada pasangan. Dengan begitu, kalian bisa mencari solusi bersama tanpa harus terjebak dalam asumsi yang belum tentu benar.
3. Fokus pada Fakta, Bukan Dugaan
Saat overthinking muncul, tanyakan pada dirimu sendiri: "Apakah ini berdasarkan fakta atau hanya ketakutan dalam pikiranku?" Belajar membedakan antara realitas dan kekhawatiran berlebihan bisa membantumu mengendalikan pikiran.
4. Alihkan Fokus pada Hal Positif
Daripada terus-menerus mengkhawatirkan hal yang belum tentu terjadi, coba alihkan perhatianmu pada hal-hal yang menyenangkan, seperti hobi, pekerjaan, atau waktu berkualitas dengan pasangan.
5. Jangan Biarkan Masa Lalu Menghantui Hubungan Saat Ini
Jika overthinking dipicu oleh pengalaman buruk di masa lalu, ingatlah bahwa pasanganmu saat ini bukanlah orang yang sama dengan yang dulu. Setiap hubungan berbeda, dan tidak adil jika kamu terus membawa luka lama ke dalam hubungan yang baru.