Ambar Arum Putri Hapsari
mahasiswa Universitas STEKOM, BERITA CINTAMenulis di Beritacinta, saya berbagi cerita, tips, dan inspirasi seputar cinta dan hubungan. Semoga tulisan-tulisan di sini bisa menemani dan memberi warna di perjalanan cinta kamu.
Ada fase dalam hidup perempuan ketika lelah datang bukan karena kurang usaha, tapi karena terlalu lama mengejar. Mengejar chat yang jarang dibalas, mengejar perhatian yang setengah setengah, mengejar seseorang yang tidak pernah benar benar hadir.
Berhenti mengejar cinta laki laki sering dianggap menyerah. Padahal bagi banyak perempuan, ini justru awal dari pemulihan.
Saat kamu berhenti mengejar, kamu punya ruang untuk benar benar mendengar apa yang kamu rasakan. Bukan lagi sibuk menyesuaikan diri agar disukai, tapi mulai bertanya apa yang sebenarnya kamu butuhkan.
Kamu tidak lagi memaksa diri bertahan di hubungan yang membuatmu cemas. Pelan pelan, kamu belajar bahwa tenang lebih berharga daripada diperjuangkan sendirian.
Berhenti mengejar berarti berhenti menggantungkan harga diri pada balasan pesan atau sikap seseorang. Kamu tidak lagi mengukur nilai diri dari seberapa diinginkan kamu oleh laki laki.
Dan di titik ini, kepercayaan diri tumbuh dengan cara yang lebih sehat. Kamu mulai merasa cukup tanpa harus dipilih lebih dulu.
Mengejar cinta menguras banyak energi. Pikiran penuh asumsi, hati penuh harap, dan tubuh ikut lelah. Saat kamu berhenti, energi itu kembali ke dirimu.
Kamu jadi lebih fokus ke hal hal yang membuatmu hidup. Karier, mimpi, pertemanan, dan hal sederhana yang dulu terabaikan.
Ironisnya, saat kamu tidak lagi mengejar, hubungan yang datang justru lebih jelas. Kamu tidak lagi menerima setengah setengah. Kamu berani berkata tidak pada yang abu abu.
Cinta yang sehat tidak perlu dikejar. Ia datang dengan usaha dua arah, tanpa membuatmu merasa kecil.
Sendiri tidak lagi terasa menakutkan. Kamu belajar menikmati waktu dengan dirimu sendiri tanpa merasa kurang. Kesendirian berubah jadi ruang aman, bukan kekosongan.
Berhenti mengejar cinta laki laki bukan berarti kamu menutup diri dari cinta. Kamu hanya berhenti mengejar yang tidak mengejarmu balik.
Dan itu bukan kelemahan. Itu bentuk keberanian.