Ambar Arum Putri Hapsari
mahasiswa Universitas STEKOM, BERITA CINTAMenulis di Beritacinta, saya berbagi cerita, tips, dan inspirasi seputar cinta dan hubungan. Semoga tulisan-tulisan di sini bisa menemani dan memberi warna di perjalanan cinta kamu.
Pernah dengar kalimat, “Kok masih sendiri sih” atau “Pilih-pilih banget, makanya jomblo.” Kalau iya, selamat, kamu sudah bersentuhan langsung dengan yang namanya single shaming. Kedengarannya ringan, kadang dibungkus bercanda, tapi efeknya bisa panjang.
Single shaming adalah sikap meremehkan atau menekan seseorang hanya karena statusnya yang belum punya pasangan. Seolah hidup baru sah kalau ada gandengan.
Budaya kita masih sering mengaitkan kebahagiaan dengan pasangan. Punya pacar atau sudah menikah dianggap tanda hidup berhasil. Akibatnya, yang single sering diposisikan seolah ada yang kurang.
Padahal alasan seseorang memilih sendiri itu beragam. Ada yang fokus ke diri sendiri, karier, healing, atau memang belum ketemu orang yang tepat. Sayangnya, semua itu sering kalah oleh pertanyaan klasik yang terus diulang.
Single shaming juga sering datang dari orang terdekat. Keluarga, teman, bahkan rekan kerja. Karena sudah biasa, banyak yang tidak sadar kalau ucapannya bisa melukai.
Terus menerus mendapat tekanan bisa bikin seseorang mempertanyakan nilai dirinya. Mulai merasa tertinggal, minder, atau bahkan memaksakan diri masuk hubungan yang tidak sehat hanya agar tidak sendiri.
Padahal sendirian bukan masalah. Yang bermasalah adalah merasa rendah hanya karena belum punya pasangan.
Pertama, sadari bahwa statusmu bukan ukuran nilai diri. Kamu utuh, lengkap, dan layak bahagia tanpa harus ditemani pasangan.
Kedua, jawab dengan tenang dan ringan. Humor sering jadi tameng terbaik. Kalimat seperti lagi menikmati fase sendiri bisa menutup obrolan tanpa konflik.
Ketiga, pasang batas. Kalau komentar mulai berlebihan, tidak apa apa untuk bilang bahwa topik itu membuatmu tidak nyaman. Kamu berhak melindungi perasaanmu.
Terakhir, fokus ke hidupmu sendiri. Isi hari dengan hal yang membuatmu berkembang dan bahagia. Saat hidupmu penuh, omongan orang pelan pelan kehilangan pengaruhnya.
Single bukan kutukan. Itu hanya status. Dan kamu tidak perlu membuktikan apa pun ke siapa pun.