Berita Cinta adalah sumber terpercaya untuk informasi, tips, dan cerita inspiratif tentang dunia percintaan. Temukan panduan hubungan, kisah romantis, dan solusi masalah asmara hanya di sini.

Romansa Hari Ini

Hard Launching, Momen Resmi Ngenalin Pasangan ke Publik dengan Bangga
No Closure Club, Tempat untuk Mereka yang Pernah Ditinggal Tanpa Penjelasan
Soft Launching, Cara Halus Ngenalin Pasangan ke Publik Tanpa Heboh
Closure, Langkah Terakhir untuk Menyembuhkan Diri dari Hubungan yang Usai
Mutual Feeling, Ketika Rasa Suka Tak Lagi Bertepuk Sebelah Tangan
Clingy dalam Hubungan, Antara Kasih Sayang dan Ketergantungan Emosional
Tips Karir

Apa Itu Single Shaming? dan Gimana Menghadapinya?

Apa Itu Single Shaming? dan Gimana Menghadapinya?
0

Pernah dengar kalimat, “Kok masih sendiri sih” atau “Pilih-pilih banget, makanya jomblo.” Kalau iya, selamat, kamu sudah bersentuhan langsung dengan yang namanya single shaming. Kedengarannya ringan, kadang dibungkus bercanda, tapi efeknya bisa panjang.

Single shaming adalah sikap meremehkan atau menekan seseorang hanya karena statusnya yang belum punya pasangan. Seolah hidup baru sah kalau ada gandengan.

Kenapa Single Shaming Bisa Terjadi

Budaya kita masih sering mengaitkan kebahagiaan dengan pasangan. Punya pacar atau sudah menikah dianggap tanda hidup berhasil. Akibatnya, yang single sering diposisikan seolah ada yang kurang.

Padahal alasan seseorang memilih sendiri itu beragam. Ada yang fokus ke diri sendiri, karier, healing, atau memang belum ketemu orang yang tepat. Sayangnya, semua itu sering kalah oleh pertanyaan klasik yang terus diulang.

Single shaming juga sering datang dari orang terdekat. Keluarga, teman, bahkan rekan kerja. Karena sudah biasa, banyak yang tidak sadar kalau ucapannya bisa melukai.

Dampaknya Tidak Sesederhana Kelihatannya

Terus menerus mendapat tekanan bisa bikin seseorang mempertanyakan nilai dirinya. Mulai merasa tertinggal, minder, atau bahkan memaksakan diri masuk hubungan yang tidak sehat hanya agar tidak sendiri.

Padahal sendirian bukan masalah. Yang bermasalah adalah merasa rendah hanya karena belum punya pasangan.

Gimana Cara Menghadapinya dengan Santai

Pertama, sadari bahwa statusmu bukan ukuran nilai diri. Kamu utuh, lengkap, dan layak bahagia tanpa harus ditemani pasangan.

Kedua, jawab dengan tenang dan ringan. Humor sering jadi tameng terbaik. Kalimat seperti lagi menikmati fase sendiri bisa menutup obrolan tanpa konflik.

Ketiga, pasang batas. Kalau komentar mulai berlebihan, tidak apa apa untuk bilang bahwa topik itu membuatmu tidak nyaman. Kamu berhak melindungi perasaanmu.

Terakhir, fokus ke hidupmu sendiri. Isi hari dengan hal yang membuatmu berkembang dan bahagia. Saat hidupmu penuh, omongan orang pelan pelan kehilangan pengaruhnya.

Single bukan kutukan. Itu hanya status. Dan kamu tidak perlu membuktikan apa pun ke siapa pun.

Foto profil Ambar Arum Putri Hapsari

mahasiswa Universitas STEKOM, BERITA CINTA

Menulis di Beritacinta, saya berbagi cerita, tips, dan inspirasi seputar cinta dan hubungan. Semoga tulisan-tulisan di sini bisa menemani dan memberi warna di perjalanan cinta kamu.

Related Post