Ambar Arum Putri Hapsari
mahasiswa Universitas STEKOM, BERITA CINTAMenulis di Beritacinta, saya berbagi cerita, tips, dan inspirasi seputar cinta dan hubungan. Semoga tulisan-tulisan di sini bisa menemani dan memberi warna di perjalanan cinta kamu.
Mengagumi brondong itu bukan dosa. Mereka segar, enerjik, dan sering datang dengan bonus rasa gemas. Tapi sebelum kamu keburu baper dan resmi jadian, ada beberapa fakta yang perlu kamu pahami. Fakta ini tidak untuk menakut nakuti, tapi supaya kamu tidak kaget lalu berkata dalam hati kok gini ya.
Tenang, ini bukan penghakiman. Ini cuma pengingat dengan sedikit tawa.
Brondong biasanya punya energi yang luar biasa. Chat cepat, rencana dadakan, dan semangat hidup yang kadang bikin kamu capek sendiri. Hari ini ngajak pergi, besok ngilang karena lagi main atau sibuk dengan dunianya.
Bukan karena gak peduli, tapi karena fokus hidup mereka sering masih lompat lompat. Kamu yang sudah terbiasa dengan ritme tenang bisa merasa seperti lagi pacaran sama kafein dosis tinggi.
Brondong sering datang dengan rasa percaya diri besar, tapi pengalaman hidupnya belum banyak. Saat ada konflik, responsnya bisa unik. Mulai dari ngambek tapi gengsi, sampai silent tapi bingung sendiri kenapa diam.
Diskusi serius kadang berubah jadi debat receh. Kamu mau bahas perasaan, dia malah bahas siapa yang chat duluan.
Soal niat, banyak brondong itu tulus. Mereka mau usaha, mau hadir, dan mau bikin kamu senang. Sayangnya, bentuk romantisnya kadang tidak sesuai ekspektasi.
Kamu berharap obrolan masa depan, dia kirim meme. Kamu pengin quality time, dia ngajak nongkrong rame rame. Lucu sih, tapi kadang bikin kamu mikir ini pacaran atau jadi kakak pembina.
Suka brondong tidak salah. Tapi sebelum jadian, pastikan kamu siap dengan perbedaan fase hidup. Bukan soal umur, tapi kesiapan emosional.
Kalau kamu mencari pasangan yang bisa diajak tumbuh bareng, bukan cuma ketawa bareng, pastikan dia bukan cuma muda di usia, tapi juga mau belajar dewasa.
Karena gemas itu bonus. Tapi tenang dan aman secara emosional itu kebutuhan.