Ambar Arum Putri Hapsari
mahasiswa Universitas STEKOM, BERITA CINTAMenulis di Beritacinta, saya berbagi cerita, tips, dan inspirasi seputar cinta dan hubungan. Semoga tulisan-tulisan di sini bisa menemani dan memberi warna di perjalanan cinta kamu.
Quality time bukan soal mahal atau mewah. Bukan juga soal harus selalu estetik buat diposting. Intinya cuma satu: kamu dan dia benar-benar hadir tanpa distraksi.
Kalau tempatnya tepat, obrolan bisa mengalir. Kalau suasananya mendukung, hati lebih mudah terbuka. Jadi, di mana saja sih tempat yang cocok untuk quality time?
Bukan kafe yang speaker-nya lebih semangat dari DJ konser. Pilih tempat yang nyaman, pencahayaan lembut, dan tidak terlalu ramai.
Ngopi berdua sambil ngobrol tanpa teriak itu underrated banget. Dari bahas hal receh sampai topik masa depan, semua bisa muncul kalau suasananya mendukung.
Quality time bukan soal menu mahal, tapi soal mata yang saling menatap saat bicara.
Kadang yang kamu butuh cuma udara segar dan bangku taman. Jalan santai sore, lihat langit berubah warna, lalu duduk sambil cerita.
Tanpa tekanan. Tanpa distraksi layar. Alam sering bikin obrolan terasa lebih jujur.
Bahkan diam bersama di ruang terbuka pun sudah terasa cukup.
Quality time tidak harus selalu keluar rumah. Masak bareng, nonton film sambil diskusi, atau sekadar rebahan sambil cerita hari ini.
Tapi ingat, rumah bukan berarti bebas scroll masing-masing. Simpan ponsel. Matikan notifikasi. Hadir sepenuhnya.
Karena quality time gagal bukan karena tempatnya salah, tapi karena fokusnya terbagi.
Road trip pendek, naik motor keliling kota, atau naik kereta ke kota sebelah bisa jadi pengalaman yang mempererat.
Perjalanan menciptakan momen. Dari nyasar bareng sampai ketawa karena hal kecil, itu semua membangun kenangan.
Dan sering kali, kenangan adalah fondasi hubungan yang kuat.
Pada akhirnya, tempat hanyalah wadah. Yang membuat quality time berhasil adalah niat untuk saling mendengarkan.
Kamu bisa saja di restoran mahal, tapi tetap terasa jauh. Atau cuma duduk di trotoar, tapi merasa paling dekat.
Karena quality time bukan soal lokasi. Tapi soal koneksi.