Ambar Arum Putri Hapsari
mahasiswa Universitas STEKOM, BERITA CINTAMenulis di Beritacinta, saya berbagi cerita, tips, dan inspirasi seputar cinta dan hubungan. Semoga tulisan-tulisan di sini bisa menemani dan memberi warna di perjalanan cinta kamu.
Bahasa gaul merupakan bagian dari perubahan cara manusia berkomunikasi di era digital yang serba cepat. Istilah baru muncul untuk merangkum ide kompleks menjadi ungkapan singkat yang mudah dipahami. Dalam konteks gaya hidup, bahasa gaul sering dipakai untuk menggambarkan tren perawatan diri, pola pikir, dan upaya pengembangan pribadi. Salah satu istilah yang belakangan sering dibahas adalah Looksmaxxing, sebuah konsep yang berkaitan dengan usaha sadar untuk meningkatkan penampilan demi tampil lebih menarik dan percaya diri.
Looksmaxxing adalah istilah bahasa gaul yang merujuk pada usaha maksimal untuk memperbaiki penampilan agar terlihat menarik. Konsep ini mencakup berbagai aspek, mulai dari perawatan kulit, kebersihan diri, gaya berpakaian, hingga kebugaran tubuh. Tujuan utamanya bukan sekadar terlihat lebih baik di mata orang lain, tetapi juga membangun rasa percaya diri melalui perawatan diri yang konsisten.
Dalam praktiknya, Looksmaxxing sering dikaitkan dengan kebiasaan positif. Seseorang yang menerapkan konsep ini biasanya lebih memperhatikan kesehatan kulit, pola makan, dan olahraga. Selain itu, pemilihan gaya rambut dan busana yang sesuai dengan karakter pribadi juga menjadi bagian penting. Dengan pendekatan ini, penampilan tidak dipaksakan mengikuti standar tertentu, melainkan disesuaikan agar potensi diri terlihat maksimal.
Tren Looksmaxxing banyak berkembang di media sosial dan forum daring. Pengguna berbagi tips, pengalaman, serta perubahan yang mereka rasakan setelah lebih serius merawat diri. Dari sana, istilah ini semakin populer dan dipahami sebagai proses jangka panjang, bukan perubahan instan. Konsistensi menjadi kunci, karena hasil yang diharapkan muncul dari kebiasaan baik yang dilakukan secara rutin.
Menariknya, Looksmaxxing juga menyentuh aspek mental. Ketika seseorang merasa lebih rapi dan terawat, kepercayaan diri cenderung meningkat. Hal ini berdampak pada cara berinteraksi, berbicara, dan mengambil keputusan. Dengan kata lain, usaha memperbaiki penampilan dapat memengaruhi sikap hidup secara keseluruhan.
Namun penting untuk dipahami bahwa Looksmaxxing bukan tentang mengejar kesempurnaan. Fokus utamanya adalah versi terbaik dari diri sendiri sesuai kemampuan dan kenyamanan. Tekanan untuk tampil ideal justru dapat dihindari dengan menjadikan konsep ini sebagai bentuk self care, bukan kompetisi sosial.
Pada akhirnya, Looksmaxxing menjadi representasi gaya hidup modern yang menekankan perawatan diri dan kesadaran akan penampilan. Istilah ini menunjukkan bahwa usaha kecil yang dilakukan secara konsisten dapat membawa perubahan besar, baik secara fisik maupun mental. Dengan pendekatan yang seimbang, Looksmaxxing dapat menjadi langkah positif menuju rasa percaya diri yang lebih kuat.