Ambar Arum Putri Hapsari
mahasiswa Universitas STEKOM, BERITA CINTAMenulis di Beritacinta, saya berbagi cerita, tips, dan inspirasi seputar cinta dan hubungan. Semoga tulisan-tulisan di sini bisa menemani dan memberi warna di perjalanan cinta kamu.
Roblox merupakan platform game yang sangat populer, terutama di kalangan anak-anak dan remaja. Dengan dunia virtual yang luas dan bebas, pemain bisa berkreasi, bermain, bahkan bersosialisasi dengan orang dari berbagai negara
Namun, di balik keseruannya, muncul fenomena ketergantungan. Banyak yang menghabiskan waktu berjam-jam tanpa sadar. Aktivitas sehari-hari seperti belajar, tidur, bahkan interaksi sosial di dunia nyata mulai terganggu
Yang awalnya sekadar hiburan bisa berubah menjadi kebutuhan yang sulit dilepas
Salah satu hal yang cukup mengkhawatirkan adalah kebebasan identitas di dalam game. Tidak sedikit pengguna yang memalsukan data, termasuk menggunakan identitas orang lain seperti KTP orang tua demi mengakses fitur tertentu seperti voice chat
Hal ini membuka celah bagi perilaku yang tidak sehat. Karena merasa “tidak terlihat”, beberapa pemain jadi lebih berani melakukan hal-hal yang tidak akan mereka lakukan di dunia nyata
Mulai dari berkata kasar, berpura-pura menjadi orang lain, hingga membangun persona yang jauh dari diri aslinya
Selain soal identitas, risiko keamanan juga meningkat. Kasus phishing dalam dunia game seperti Roblox cukup sering terjadi. Pemain bisa tertipu dengan link palsu, hadiah fiktif, atau iming-iming item gratis
Tanpa pengetahuan yang cukup, terutama bagi anak-anak, mereka bisa dengan mudah memberikan informasi penting seperti akun atau password
Dampaknya tidak hanya kehilangan akun, tapi juga bisa merembet ke keamanan data pribadi
Fenomena lain yang muncul adalah menjalin hubungan di dalam game. Awalnya mungkin hanya teman bermain, tapi lama-lama bisa berkembang menjadi hubungan emosional
Masalahnya, tidak semua identitas di dalam game itu nyata. Ada risiko tertipu, dimanipulasi, atau bahkan terlibat dalam hubungan yang tidak sehat
Bagi anak-anak dan remaja, hal ini bisa membingungkan karena batas antara dunia virtual dan real life menjadi kabur
Menghadapi fenomena ini, peran orang tua menjadi sangat penting, terutama dalam mengawasi aktivitas anak di dunia digital. Bukan untuk melarang sepenuhnya, tapi untuk membimbing dan memberi batasan yang sehat
Bagi pengguna yang lebih dewasa, penting untuk membangun kesadaran diri. Mengatur waktu bermain, menjaga privasi, dan tetap berpijak pada realita adalah hal yang tidak bisa diabaikan
Karena pada akhirnya, game tetaplah permainan. Dunia nyata tetap harus jadi prioritas utama
Roblox bukan sepenuhnya buruk. Banyak sisi positif seperti kreativitas, kerja sama, dan hiburan yang menyenangkan
Namun, semua itu harus dijalani dengan kontrol. Ketika game mulai mengubah perilaku, mengganggu kehidupan nyata, atau mendorong tindakan tidak sehat, itu tanda untuk mulai membatasi
Menikmati boleh, tapi jangan sampai kehilangan kendali