Berita Cinta adalah sumber terpercaya untuk informasi, tips, dan cerita inspiratif tentang dunia percintaan. Temukan panduan hubungan, kisah romantis, dan solusi masalah asmara hanya di sini.

Romansa Hari Ini

Hard Launching, Momen Resmi Ngenalin Pasangan ke Publik dengan Bangga
No Closure Club, Tempat untuk Mereka yang Pernah Ditinggal Tanpa Penjelasan
Soft Launching, Cara Halus Ngenalin Pasangan ke Publik Tanpa Heboh
Closure, Langkah Terakhir untuk Menyembuhkan Diri dari Hubungan yang Usai
Mutual Feeling, Ketika Rasa Suka Tak Lagi Bertepuk Sebelah Tangan
Clingy dalam Hubungan, Antara Kasih Sayang dan Ketergantungan Emosional
Kisah Nyata

Pasanganku sering minta foto seksi

Pasanganku sering minta foto seksi
0

Berawal dari kenal sebagai maba salah satu univ di Semarang. Perkenalan yang memang tidak disengaja, karena harus berkelompok dari tugas kating.

Lalu berlanjut obrolan grup WhatsApp. Dia ini gak begitu aktif di chat, Kak, tapi kalau real life dan ada kesempatan ngobrol sama aku, dia bisa sedikit cerewet.

Karena aku dari perantauan, jadi ya kuanggap itu sebagai teman pertamaku di Semarang.

Obrolan berlanjut, dia berani japri aku. Tiba-tiba send foto kegiatan dia di kosan, lalu juga tiba-tiba ngajak call. Perempuan kayak aku yang hatinya murahan pasti baper, Kak, wkwkwk. Alhasil kami pun semakin dekat, kurang lebih 1 bulan lebih PDKT kami dan dia nembak aku.

Posisi emang kosanku bebas, Kak, tapi prinsip aku gak bakal masukin cowok ke kamarku. Tapi tiba-tiba dia datang ke kosanku bawa bunga sama jajan kesukaan aku, dan di situ dia menembak aku.

Kami gak masuk ke kamar ya, cuma duduk di depan pintu aja.

Hubungan kami baik-baik aja sampai bulan ke-4.

Pelan pelan berubah, dan aku mulai kehilangan batas

Dari situ dia mulai sering bercanda ke arah mesum, bahkan gak jarang sampai flirting ke aku. Awalnya aku kira cuma jokes aja, tapi dia terlalu sering melakukan itu, jadi kutegaskan kalau aku gak nyaman dengan dirinya yang seperti itu.

Dua mingguan lah, Kak, dia gak kayak gitu, tapi gak lama setelah itu dia menjauh. Dia mulai slow respons, padahal sebelumnya dia cowok yang manis banget dan selalu ngabarin apa pun yang dilakukannya.

Kadang juga gak bales chatku berhari-hari. Hingga satu waktu aku call sama dia, aku coba cecer pertanyaan tentang alasan kenapa dia kayak gitu.

Katanya bosen sama aku.

Aku gak tahu apa yang dipikirku waktu itu, tapi aku sedih, Kak. Aku minta maaf kalau aku ada kurang sama dia. Dia juga nangis karena aku belum bisa bahagiain dia. Aku makin terenyuh, Kak.

Aku yakinin kalau aku bakal jadi cewe yang layak buat dia, buat bahagia bareng bareng.

Pas obrolan udah mulai ringan lagi, dia tiba-tiba minta aku buat kirim selfie tapi gak usah pake baju.

Awalnya muka aja, Kak, gak sampai ngeliatin ke bawah. Jadi aku selfie tapi cuma pakai daleman alias bra aja.

Dan dia seneng, Kak. Dia muji-muji aku, dia ngasih banyak afirmasi cinta lah pokoknya.

Sering banget dia minta aku buat selfie kayak gitu. Sampai dia request buat aku agak menurunkan kamera biar kelihatan belahan dada.

Awalnya aku nolak. Tapi dia berlagak sedih. Dan ya, aku menuruti, Kak.

Selfie itu terus diminta. Sampai aku diminta buat selfie dengan telanjang dada.

Iya, Kak, telanjang dada.

Yah, memang meresahkan, tapi entah kenapa aku nurut. Ada perasaan aneh di hati, tapi aku masih menolak. Aku percaya kalau dia gak akan aneh-aneh di belakangku.

Masuk bulan ke-9 hubungan kami, dia cuek lagi, kak.

Aku gak tahu apa salahku kali ini. Aku selalu kasih yang dia minta, kecuali sentuhan fisik yang berlebihan, ya, Kak. Tapi untuk selfie-selfie itu aku selalu kirimkan.

Aku coba lagi untuk deep talk. Dan alasannya masih sama.

Lalu dia minta buat kami VCS.

Aku nolak dong.

Ada sedikit debat di situ, dan aku milih matiin telepon.

Aku takut.

Di situ aku baru sadar, kalau dia cuma mau main main.

Kami lost contact semingguan. Dan aku dapet kabar katanya dia check in sama cewe lain di hotel, kak.

Di situ aku kayak kehilangan diriku.

Sedih banget kak pas denger kabar itu.

Beberapa hari setelah kabar itu aku terima, aku datengin dia di kelasnya. Aku langsung ajak dia putus.

Dia sempet nolak, tapi aku jelasin kalau aku udah tau semuanya.

Lalu aku pergi gitu aja, Kak.

Aku memblokir semua akses media sosial dia dari hidupku.

Kini aku masih trauma sih, Kak, sama kejadian itu.

Dan oh iya, Kak, aku udah make sure kalau fotoku udah di-delete sama dia. Karena sebelum kabar dia check-in itu aku sempat hapusin foto-fotoku.

Dan kalaupun disebarin, ya bodo amat.

Capek juga takut terus.

Kadang kita kira lagi dicintai, padahal lagi dimanfaatin pelan-pelan.

Foto profil Ambar Arum Putri Hapsari

mahasiswa Universitas STEKOM, BERITA CINTA

Menulis di Beritacinta, saya berbagi cerita, tips, dan inspirasi seputar cinta dan hubungan. Semoga tulisan-tulisan di sini bisa menemani dan memberi warna di perjalanan cinta kamu.

Related Post