Ambar Arum Putri Hapsari
mahasiswa Universitas STEKOM, BERITA CINTAMenulis di Beritacinta, saya berbagi cerita, tips, dan inspirasi seputar cinta dan hubungan. Semoga tulisan-tulisan di sini bisa menemani dan memberi warna di perjalanan cinta kamu.
Setelah putus, setiap orang punya cara berbeda dalam menghadapi perasaan. Namun, sering muncul anggapan bahwa cewek lebih sulit melupakan mantan dibandingkan cowok.
Apakah ini benar, atau hanya stereotip? Faktanya, ada beberapa alasan psikologis dan emosional yang membuat sebagian perempuan terlihat lebih lama dalam proses move on.
Secara umum, perempuan cenderung:
Ketika hubungan berakhir, keterikatan ini membuat proses pelepasan menjadi lebih berat.
Perempuan biasanya lebih mudah mengingat:
Detail-detail ini sering muncul kembali dan memicu rasa rindu.
Cewek cenderung:
Ini membuat prosesnya terlihat lebih lama, tapi sebenarnya lebih sehat.
Dalam banyak kasus, perempuan:
Ketika harapan itu hilang, rasa kehilangan terasa lebih besar.
Setelah disakiti, banyak perempuan menjadi:
Ini membuat mereka tidak buru-buru mencari pengganti, sehingga terlihat lebih lama move on.
Belum tentu.
Sering kali, cowok terlihat lebih cepat move on karena:
Namun, bukan berarti mereka tidak merasakan kehilangan—hanya cara menghadapinya berbeda.
Sebagian adalah fakta, sebagian lagi dipengaruhi oleh cara kita melihat.
Tidak semua cewek sulit move on, dan tidak semua cowok cepat melupakan. Semua kembali pada:
Cewek terlihat lebih sulit melupakan mantan karena cenderung lebih emosional, detail, dan mendalam dalam menjalani hubungan. Namun, ini bukan kelemahan—justru menunjukkan kemampuan untuk mencintai dengan tulus.
Pada akhirnya, move on bukan soal cepat atau lambat, tapi soal bagaimana seseorang benar-benar sembuh dan siap untuk melangkah ke depan.