Al Hidayah
GuruMenulis di Beritacinta, saya berbagi cerita, tips, dan inspirasi seputar cinta dan hubungan. Semoga tulisan-tulisan di sini bisa menemani dan memberi warna di perjalanan cinta kamu.
Bersyukur dalam Keadaan yang Terjaga
Ada hari-hari ketika aku berada di titik antara bersyukur dan Lelah.
Bersyukur karena Allah masih menempatkanku di lingkungan yang beragama, di tengah orang-orang yang mengenal doa, adab, dan nilai-nilai hidup. Tidak semua orang mendapat kesempatan tumbuh di ruang yang mengingatkan pada Tuhan, dan aku sadar betul itu adalah nikmat yang besar.
Lelah yang Dipendam Demi Kebahagiaan orang yang dicinta
Namun di saat yang sama, ada rasa lelah yang jarang terlihat. Lelah karena harus terus memendam keinginan sendiri demi kebahagiaan orang yang dicinta. Banyak hal yang sebenarnya ingin diwujudkan, diucapkan, atau diperjuangkan, tetapi justru disimpan rapat-rapat agar tidak melukai perasaan orang lain. Mengalah menjadi pilihan yang berulang, sampai akhirnya terasa sebagai kebiasaan.
Bukan karena kurang iman atau tidak mampu bersabar, melainkan karena perasaan juga memiliki batas. Menjalani hidup dengan penuh pertimbangan membuat segalanya terasa berat, terutama ketika kebahagiaan diri sendiri selalu berada di urutan terakhir. Diam sering kali dipilih, bukan karena tidak ada yang ingin disampaikan, tetapi karena takut kejujuran justru membawa kecewa.
Pada akhirnya, keadaan ini hanya berharap bisa dimengerti. Tetap ingin bersyukur tanpa harus menafikan rasa lelah. Tetap ingin bertahan, sambil percaya bahwa Tuhan memahami lelah yang tidak selalu mampu diungkapkan dengan kata-kata.