Berita Cinta adalah sumber terpercaya untuk informasi, tips, dan cerita inspiratif tentang dunia percintaan. Temukan panduan hubungan, kisah romantis, dan solusi masalah asmara hanya di sini.

Romansa Hari Ini

Hard Launching, Momen Resmi Ngenalin Pasangan ke Publik dengan Bangga
No Closure Club, Tempat untuk Mereka yang Pernah Ditinggal Tanpa Penjelasan
Soft Launching, Cara Halus Ngenalin Pasangan ke Publik Tanpa Heboh
Closure, Langkah Terakhir untuk Menyembuhkan Diri dari Hubungan yang Usai
Mutual Feeling, Ketika Rasa Suka Tak Lagi Bertepuk Sebelah Tangan
Clingy dalam Hubungan, Antara Kasih Sayang dan Ketergantungan Emosional
Masalah Asmara

Selingkuh Siapa yang Lebih Nekat Cewek atau Cowok

Selingkuh Siapa yang Lebih Nekat Cewek atau Cowok
0

Topik ini selalu panas.
Begitu kata selingkuh muncul, debat langsung dibuka.

Cowok katanya lebih doyan main belakang.
Cewek katanya kalau selingkuh lebih niat dan rapi.

Tapi sebenarnya, siapa yang lebih nekat?

Jawabannya mungkin tidak sesederhana itu.

Data Bicara Bukan Sekadar Opini

Secara umum, berbagai survei menunjukkan pria sedikit lebih sering mengaku pernah selingkuh dibandingkan dengan wanita. Misalnya, dalam beberapa riset relasi yang dirangkum oleh American Psychological Association, pria cenderung lebih tinggi dalam kasus perselingkuhan fisik.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir, jaraknya makin tipis. Wanita juga semakin terbuka soal ketidakpuasan dalam hubungan dan peluang untuk menjalin koneksi emosional di luar pasangan.

Artinya apa
Bukan cuma cowok yang bisa nekat. Cewek juga bisa.

Bedanya Ada di Motif

Banyak studi menunjukkan bahwa pria lebih sering terdorong oleh faktor fisik dan kesempatan. Sedangkan wanita cenderung selingkuh karena faktor emosional seperti merasa tidak dihargai, kurang diperhatikan, atau kehilangan koneksi batin.

Tapi ini bukan rumus mutlak.

Ada cowok yang selingkuh karena merasa tidak dicintai.
Ada cewek yang selingkuh murni karena bosan.

Intinya, motifnya kompleks dan sangat personal.

Siapa Lebih Nekat

Kalau bicara nekat, sebenarnya bukan soal gender. Tapi soal karakter, kontrol diri, dan nilai yang dipegang.

Ada orang yang mudah tergoda karena validasi.
Ada yang butuh drama.
Ada yang tidak tahan kesepian.

Faktor lingkungan juga berpengaruh. Budaya kerja, circle pertemanan, bahkan kemudahan akses lewat media sosial bikin peluang makin terbuka.

Teknologi bikin selingkuh tidak selalu dimulai dari fisik. Kadang dari chat yang awalnya “cuma teman”. Lalu jadi nyaman. Lalu jadi rahasia.

Selingkuh Itu Pilihan

Yang perlu digarisbawahi, selingkuh bukan kecelakaan. Itu keputusan.

Mau cowok atau cewek, ketika seseorang memilih untuk melanggar komitmen, itu soal tanggung jawab pribadi.

Daripada sibuk tanya siapa lebih nekat, mungkin pertanyaannya harus digeser jadi
Kenapa seseorang merasa perlu mencari orang lain saat sudah punya pasangan?

Pada akhirnya, yang bikin hubungan hancur bukan jenis kelaminnya. Tapi kejujuran yang hilang.

Dan yang lebih menyakitkan bukan hanya diselingkuhi.
Tapi tahu bahwa kamu kalah bukan karena kurang baik, melainkan karena dia memilih untuk tidak setia.

Foto profil Ambar Arum Putri Hapsari

mahasiswa Universitas STEKOM, BERITA CINTA

Menulis di Beritacinta, saya berbagi cerita, tips, dan inspirasi seputar cinta dan hubungan. Semoga tulisan-tulisan di sini bisa menemani dan memberi warna di perjalanan cinta kamu.

Related Post