
Menulis di Beritacinta, saya berbagi cerita, tips, dan inspirasi seputar cinta dan hubungan. Semoga tulisan-tulisan di sini bisa menemani dan memberi warna di perjalanan cinta kamu.
Platonic friendship ialah istilah gaul yang menggambarkan hubungan dua orang yang dekat secara emosional namun tidak memiliki unsur romantis sama sekali. Konsep ini merupakan bentuk relasi yang sehat dan umum terjadi, terutama pada generasi muda yang semakin memahami bahwa kedekatan tidak selalu harus berujung cinta. Dalam platonic friendship, kedekatan dibangun melalui kenyamanan, saling percaya, dan ruang aman untuk berbagi tanpa ada tekanan untuk menjadi pasangan. Pertemanan seperti ini sering dianggap sebagai dinamika yang murni dan stabil karena tidak melibatkan ekspektasi romantis.
Hubungan platonic biasanya ditandai dengan kenyamanan untuk bercerita tanpa rasa malu atau canggung. Kedua pihak bisa saling mendukung, memberikan nasihat, dan hadir dalam momen-momen penting tanpa mengharapkan hubungan yang lebih. Selain itu, batasan menjadi hal yang penting. Kedua orang memahami bahwa kedekatan mereka berhenti pada batas pertemanan sehingga tidak muncul perasaan posesif atau kecemburuan. Hal ini membuat relasi tetap ringan dan tidak membebani kedua belah pihak.
Platonic friendship membawa banyak manfaat bagi kesehatan emosional. Pertama, hubungan ini memberikan tempat aman untuk bercerita tanpa tekanan untuk terlihat sempurna. Kedua, kehadiran teman platonis dapat membantu kita belajar memahami perspektif lawan jenis atau sudut pandang yang berbeda tanpa melibatkan drama percintaan. Ketiga, hubungan platonis membantu menyeimbangkan emosi karena seseorang bisa mendapatkan dukungan tanpa harus memikirkan dinamika pacaran yang kompleks. Bagi sebagian orang, platonic friendship bahkan dapat memperkuat kemampuan membangun hubungan romantis di masa depan karena mereka terbiasa dengan komunikasi yang jujur dan sehat.
Meskipun terkesan sederhana, platonic friendship tetap memiliki tantangan tersendiri. Salah satu tantangan terbesar adalah menjaga batasan agar tidak ada salah satu pihak yang tiba-tiba memiliki rasa lebih. Selain itu, lingkungan sekitar kadang salah paham dan menganggap mereka memiliki hubungan khusus sehingga komentar pihak luar bisa membuat situasi canggung. Untuk mempertahankan hubungan tetap sehat, penting bagi kedua pihak untuk terus berkomunikasi dan menegaskan batasan bila diperlukan. Dengan pemahaman yang sama, platonic friendship bisa menjadi hubungan jangka panjang yang menyenangkan, mendukung, dan memberikan rasa aman tanpa keharusan terlibat romantika apa pun.