Berita Cinta adalah sumber terpercaya untuk informasi, tips, dan cerita inspiratif tentang dunia percintaan. Temukan panduan hubungan, kisah romantis, dan solusi masalah asmara hanya di sini.

Romansa Hari Ini

Hard Launching, Momen Resmi Ngenalin Pasangan ke Publik dengan Bangga
No Closure Club, Tempat untuk Mereka yang Pernah Ditinggal Tanpa Penjelasan
Soft Launching, Cara Halus Ngenalin Pasangan ke Publik Tanpa Heboh
Closure, Langkah Terakhir untuk Menyembuhkan Diri dari Hubungan yang Usai
Mutual Feeling, Ketika Rasa Suka Tak Lagi Bertepuk Sebelah Tangan
Clingy dalam Hubungan, Antara Kasih Sayang dan Ketergantungan Emosional
Tips Percintaan

Jatuh Cinta Padahal Baru Ketemu 4x, Itu Cinta atau Apa

Jatuh Cinta Padahal Baru Ketemu 4x, Itu Cinta atau Apa
0

Empat kali ketemu.
Tapi rasanya sudah seperti kenal bertahun-tahun.

Deg degan tiap notifikasi masuk. Senyum sendiri kalau ingat obrolannya. Bahkan mulai membayangkan masa depan yang sebenarnya belum tentu ada.

Pertanyaannya, itu cinta… atau cuma efek suasana?

Tenang. Kamu tidak aneh. Fenomena ini sangat manusiawi.

Bisa Jadi Itu Infatuation

Dalam psikologi, ada istilah infatuation atau ketertarikan intens di tahap awal. Perasaan ini terasa sangat kuat, cepat, dan sering kali dipenuhi imajinasi.

Menurut American Psychological Association, fase awal ketertarikan romantis memang ditandai dengan peningkatan hormon dopamin dan adrenalin. Itu sebabnya kamu merasa euforia, semangat, bahkan sedikit obsesif.

Masalahnya, di tahap ini kamu belum benar-benar mengenal orangnya.

Yang kamu suka bisa jadi bukan dia sepenuhnya, tapi versi terbaik yang ia tampilkan. Atau lebih jujur lagi, versi yang kamu bayangkan tentang dirinya.

Empat kali pertemuan belum cukup untuk melihat bagaimana dia marah, bagaimana dia menghadapi tekanan, atau bagaimana dia memperlakukan orang lain saat tidak ada yang melihat.

Lalu Apa Bedanya dengan Cinta

Cinta biasanya tumbuh dari konsistensi dan kedekatan yang nyata. Bukan hanya rasa nyaman saat semuanya menyenangkan, tetapi juga saat ada perbedaan.

Cinta itu tenang.
Infatuation itu meledak ledak.

Cinta membuatmu merasa aman.
Infatuation membuatmu merasa ketagihan.

Kalau setelah empat kali bertemu kamu merasa bahagia, itu valid. Tapi jika perasaan itu diiringi kecemasan berlebihan, takut kehilangan padahal belum memiliki, atau terlalu cepat mengikat harapan, mungkin itu bukan cinta. Itu euforia.

Bukan Salahmu Kalau Terlalu Cepat Baper

Kita hidup di era intens. Chat bisa setiap hari. Cerita bisa dalam. Kedekatan emosional bisa terbentuk cepat meski waktu pertemuan sedikit.

Otak tidak menghitung berapa kali kamu bertemu. Otak merespons koneksi emosional.

Yang perlu dijaga adalah kesadaran.

Nikmati rasanya, tapi jangan langsung mengunci ekspektasi. Biarkan waktu menguji apakah perasaan itu stabil atau hanya sesaat.

Karena cinta sejati tidak keberatan berjalan pelan. Ia tidak panik jika tidak segera diberi label.

Jadi kalau kamu baru ketemu empat kali dan sudah merasa jatuh cinta, mungkin itu bukan salah. Tapi sebelum menyebutnya cinta, beri ruang untuk mengenalnya lebih dalam.

Kalau setelah waktu berjalan perasaan itu tetap ada, tetap stabil, dan tetap sehat, barulah kamu bisa bilang

Ini bukan cuma rasa. Ini memang cinta.

Foto profil Ambar Arum Putri Hapsari

mahasiswa Universitas STEKOM, BERITA CINTA

Menulis di Beritacinta, saya berbagi cerita, tips, dan inspirasi seputar cinta dan hubungan. Semoga tulisan-tulisan di sini bisa menemani dan memberi warna di perjalanan cinta kamu.

Related Post