Ambar Arum Putri Hapsari
mahasiswa Universitas STEKOM, BERITA CINTAMenulis di Beritacinta, saya berbagi cerita, tips, dan inspirasi seputar cinta dan hubungan. Semoga tulisan-tulisan di sini bisa menemani dan memberi warna di perjalanan cinta kamu.
Bahasa gaul terus berkembang seiring dengan perubahan zaman dan budaya digital yang semakin kuat. Bahasa gaul adalah bentuk komunikasi santai yang sering digunakan oleh generasi muda untuk mengekspresikan perasaan, reaksi, atau identitas mereka di ruang sosial. Media sosial, platform streaming, serta komunitas gim menjadi tempat utama lahir dan menyebarnya istilah-istilah baru. Kata gaul biasanya singkat, mudah diingat, dan mampu menyampaikan emosi secara cepat. Salah satu istilah yang kini populer di kalangan anak muda dan pengguna internet adalah Pog yang sering muncul dalam komentar maupun percakapan daring.
Pog merupakan istilah slang yang berasal dari budaya internet dan dunia gim. Kata ini digunakan sebagai ekspresi kegembiraan, keterkejutan, atau antusiasme terhadap suatu hal yang dianggap keren, mengejutkan, atau menyenangkan. Saat seseorang menuliskan Pog, biasanya ia sedang menunjukkan reaksi positif yang kuat terhadap sebuah momen, pencapaian, atau kejadian tak terduga. Istilah ini sering dianggap sebagai bentuk emosi spontan yang tidak memerlukan penjelasan panjang.
Awalnya, Pog banyak digunakan di platform streaming seperti Twitch sebagai reaksi terhadap aksi luar biasa dalam permainan. Seiring waktu, penggunaannya meluas ke berbagai media sosial seperti Twitter, Instagram, dan kolom komentar video. Pog menjadi simbol kegembiraan digital yang mudah dipahami oleh komunitas online, bahkan oleh mereka yang tidak terlalu aktif bermain gim. Hal ini menunjukkan bagaimana bahasa gaul mampu menembus batas komunitas dan menjadi bagian dari percakapan sehari-hari.
Makna ekspresi kegembiraan dalam Pog tidak selalu berkaitan dengan hal besar. Kata ini juga bisa digunakan untuk merespons hal sederhana seperti kabar baik, candaan lucu, atau kejadian kecil yang menyenangkan. Fleksibilitas inilah yang membuat Pog cepat diterima dan digunakan secara luas. Dalam komunikasi tertulis, terutama di dunia maya, Pog membantu menyampaikan emosi yang mungkin sulit diekspresikan hanya dengan kata biasa.
Selain mencerminkan rasa senang, Pog juga menunjukkan adanya kedekatan budaya antar pengguna internet. Saat seseorang menggunakan istilah ini, ia secara tidak langsung menandakan bahwa ia memahami konteks digital dan mengikuti tren yang sedang berkembang. Bagi komunitas tertentu, penggunaan Pog dapat menciptakan rasa kebersamaan dan identitas kolektif.
Dengan memahami arti dan penggunaan Pog, pembaca dapat lebih mudah mengikuti dinamika bahasa gaul modern. Istilah ini bukan sekadar tren sesaat, tetapi juga cerminan cara generasi digital mengekspresikan kegembiraan secara kreatif dan ringkas. Pog menjadi bukti bahwa bahasa terus hidup, berubah, dan menyesuaikan diri dengan cara manusia berinteraksi di era digital.