
Menulis di Beritacinta, saya berbagi cerita, tips, dan inspirasi seputar cinta dan hubungan. Semoga tulisan-tulisan di sini bisa menemani dan memberi warna di perjalanan cinta kamu.
Pocketing adalah istilah gaul yang menggambarkan situasi ketika seseorang merasa disembunyikan oleh pasangannya dari lingkungan sosial. Fenomena ini merupakan bentuk perilaku yang sering muncul dalam hubungan modern, terutama ketika salah satu pihak enggan memperkenalkan pasangannya kepada teman, keluarga, atau orang-orang terdekat. Dari luar, hubungan mungkin terlihat baik-baik saja, tetapi di baliknya ada perasaan tidak diakui yang perlahan menimbulkan keraguan dan luka batin. Pocketing dapat membuat seseorang mempertanyakan nilai dirinya dan memikirkan apakah hubungan yang dijalani benar-benar serius.
Pocketing biasanya terlihat dari beberapa perilaku yang tampak sepele namun terasa mengganjal. Pasangan mungkin selalu menghindar ketika diajak bertemu teman atau keluarga, atau selalu punya alasan untuk tidak memposting atau menunjukkan keberadaan hubungan di media sosial. Ada juga pasangan yang hanya mengajak bertemu di tempat-tempat tertentu agar tidak berpotensi bertemu kenalan. Semua ini memberi kesan bahwa keberadaan kita dalam hidupnya tidak ingin terlihat oleh publik. Ketika tanda-tanda seperti ini muncul terus menerus, hubungan mulai terasa tidak seimbang dan dipenuhi ketidakpastian.
Pocketing dapat terjadi karena berbagai alasan. Salah satunya ialah ketidaksiapan emosional seseorang untuk membawa hubungan ke tahap yang lebih serius. Ada pula yang merasa takut dinilai oleh keluarga atau teman, sehingga memilih menyembunyikan pasangannya. Dalam beberapa kasus, pocketing muncul karena pasangan masih ragu dengan hubungan yang dijalani atau memiliki masa lalu yang belum tuntas. Alasan-alasan ini mungkin tidak selalu berupa niat buruk, tetapi tetap menimbulkan dampak emosional bagi pihak yang disembunyikan.
Pocketing tidak hanya membuat seseorang merasa tidak dihargai, tetapi juga mengikis rasa percaya diri. Ketika seseorang tidak diperkenalkan secara terbuka, ia dapat merasa tidak cukup baik atau tidak layak untuk diakui. Hubungan pun menjadi tidak sehat karena ada pihak yang merasa terpojok dan terus bertanya-tanya. Untuk mengatasinya, komunikasi yang jujur dan terbuka merupakan langkah penting. Mengungkapkan perasaan tanpa emosi berlebihan dapat membantu pasangan memahami posisi kita. Jika setelah dibicarakan tidak ada perubahan, maka perlu mengevaluasi apakah hubungan tersebut benar-benar layak diperjuangkan. Pocketing seharusnya menjadi alarm bahwa kejelasan dan keterbukaan sangat diperlukan dalam sebuah hubungan.