Berita Cinta adalah sumber terpercaya untuk informasi, tips, dan cerita inspiratif tentang dunia percintaan. Temukan panduan hubungan, kisah romantis, dan solusi masalah asmara hanya di sini.

Romansa Hari Ini

Hard Launching, Momen Resmi Ngenalin Pasangan ke Publik dengan Bangga
No Closure Club, Tempat untuk Mereka yang Pernah Ditinggal Tanpa Penjelasan
Soft Launching, Cara Halus Ngenalin Pasangan ke Publik Tanpa Heboh
Closure, Langkah Terakhir untuk Menyembuhkan Diri dari Hubungan yang Usai
Mutual Feeling, Ketika Rasa Suka Tak Lagi Bertepuk Sebelah Tangan
Clingy dalam Hubungan, Antara Kasih Sayang dan Ketergantungan Emosional
Tips Percintaan

Receiving Gifts

Receiving Gifts
0

Banyak orang salah paham soal receiving gifts, love language.

Begitu dengar kata hadiah, langsung mikirnya
Matre.
Materialistis.
Suka barang mahal.

Padahal tidak sesederhana itu.

Receiving gifts bukan tentang harga. Tapi tentang makna.

Hadiah Itu Simbol, Bukan Transaksi

Bagi seseorang dengan love language ini, hadiah adalah simbol perhatian.

Bukan soal tas branded.
Bukan soal barang mewah.

Bisa saja cuma cokelat kecil.
Atau buku yang kamu ingat dia suka.

Yang membuatnya spesial bukan nominalnya, tapi pesan di baliknya
“Aku memikirkan kamu.”

Kenapa Bisa Terasa Sangat Penting?

Karena bagi mereka, benda fisik menjadi representasi rasa.

Setiap melihat hadiah itu, mereka teringat momen, usaha, dan niat pasangan.

Hadiah jadi semacam pengingat konkret bahwa mereka dicintai.

Kalau love language orang lain mungkin lewat kata atau sentuhan, mereka merasakannya lewat simbol yang bisa dipegang.

Bukan Berarti Harus Sering dan Mahal

Receiving gifts tidak berarti harus memberi setiap minggu.

Yang penting adalah ketulusan dan konsistensi kecil.

Misalnya
Membawakan makanan favorit tanpa diminta
Menyimpan oleh oleh kecil saat bepergian
Memberi kartu ucapan sederhana

Hal kecil seperti ini bisa terasa sangat besar bagi mereka.

Kalau Tidak Dikasih Hadiah, Gak Sayang?

Bukan begitu.

Tapi ketika jarang diberi tanda perhatian dalam bentuk benda, mereka bisa merasa kurang diperhatikan.

Bukan karena haus barang.
Tapi karena bahasa cintanya tidak tersampaikan.

Itulah pentingnya memahami love language pasangan.

Cara Menyikapinya

Kalau pasanganmu punya receiving gifts sebagai love language, jangan langsung menilai negatif.

Coba pahami bahwa itu cara mereka merasakan cinta.

Dan kalau kamu tipe yang tidak terbiasa memberi hadiah, mulai dari hal sederhana.

Tidak perlu mahal.
Tidak perlu heboh.

Yang penting ada usaha dan niat.

Pada akhirnya, receiving gifts bukan tentang barangnya.

Tapi tentang rasa yang dibungkus dengan perhatian.

Foto profil Ambar Arum Putri Hapsari

mahasiswa Universitas STEKOM, BERITA CINTA

Menulis di Beritacinta, saya berbagi cerita, tips, dan inspirasi seputar cinta dan hubungan. Semoga tulisan-tulisan di sini bisa menemani dan memberi warna di perjalanan cinta kamu.

Related Post