Berita Cinta adalah sumber terpercaya untuk informasi, tips, dan cerita inspiratif tentang dunia percintaan. Temukan panduan hubungan, kisah romantis, dan solusi masalah asmara hanya di sini.

Romansa Hari Ini

Hard Launching, Momen Resmi Ngenalin Pasangan ke Publik dengan Bangga
No Closure Club, Tempat untuk Mereka yang Pernah Ditinggal Tanpa Penjelasan
Soft Launching, Cara Halus Ngenalin Pasangan ke Publik Tanpa Heboh
Closure, Langkah Terakhir untuk Menyembuhkan Diri dari Hubungan yang Usai
Mutual Feeling, Ketika Rasa Suka Tak Lagi Bertepuk Sebelah Tangan
Clingy dalam Hubungan, Antara Kasih Sayang dan Ketergantungan Emosional
Masalah Asmara

Pria Lebih Suka Wanita Penurut? Fakta Lapangan yang Menjelaskan

Pria Lebih Suka Wanita Penurut? Fakta Lapangan yang Menjelaskan
0

Kalimat itu sering kita dengar dari seantero timeline, grup chat, bahkan dari teman sendiri. “Cowok itu suka cewek yang penurut.” Sederhana, singkat, dan entah kenapa sering dipercaya. Tapi apakah itu benar-benar fakta, atau cuma stereotip yang diputar-mutar turun-temurun?

Melihat realita di lapangan — baik dari pengalaman pribadi banyak orang maupun hasil-hasil pengamatan psikologi hubungan — jawabannya lebih kompleks daripada sekadar ya atau tidak.

Bukan “Penurut” yang Dicari, Tapi “Aman” dan “Nyaman”

Kebutuhan utama banyak pria dalam hubungan bukan mencari wanita penurut, melainkan mencari pasangan yang membuat mereka merasa aman secara emosional dan nyaman secara komunikasi. Dalam hubungan yang sehat, penurutan tanpa batas justru sering jadi red flag.

Kalau seseorang terlalu penurut sampai mengorbankan dirinya sendiri, apa yang tampak seperti “penurut” itu bisa berarti:

  • tidak punya batas pribadi
  • sulit mengatakan tidak
  • mengorbankan kebutuhan sendiri demi pasangan

Dalam jangka panjang, hal itu bukan bikin hubungan kuat, tapi bikin pasangan yang terlalu dominan jadi terlalu berkuasa.

Fakta di lapangan sering menunjukkan justru orang yang punya pendirian, batasan sehat, dan kemampuan berkomunikasi yang jelas — bukan yang selalu menurut — lebih dihargai dan direspek.

Kenapa Stereotip “Penurut” Bisa Bertahan?

Ada beberapa alasan kenapa anggapan ini terus muncul:

  1. Budaya patriarki dan norma tradisional
    Dalam budaya tertentu, perempuan yang penurut dianggap lebih baik karena dianggap “taat” atau sesuai peran tradisional. Itu bukan preferensi universal, tapi warisan budaya.
  2. Kesalahpahaman tentang kompromi
    Kompromi yang sehat sering disalahartikan sebagai penurutan tanpa syarat. Padahal kompromi itu soal mutual, bukan sepihak.
  3. Pengalaman buruk dengan konflik
    Banyak orang memilih pasif untuk menghindari konflik, lalu menafsirkan ketidakberdayaan itu sebagai penurutan. Padahal itu bukan tanda cinta, melainkan ketidakmampuan menghadapi diskusi sehat.

Pria sebenarnya menghargai pasangan yang…

…bisa berbicara jujur tanpa drama.
…memiliki batasan sendiri.
…tidak berpura-pura menyukai segalanya demi menyenangkanmu.
…bisa diajak berdebat sehat tanpa jadi cemberut semua.

Faktanya, pria yang dewasa secara emosional justru tertarik pada wanita yang independen, percaya diri, dan punya kehidupan di luar hubungan.

Sikap seperti ini menunjukkan:

  • harga diri
  • kemandirian
  • kemampuan bekerja sama
  • kedewasaan emosional

Dan itu jauh lebih menarik daripada hanya sekadar “penurut”.

Jadi, penurut itu baik atau tidak?

Kamu tidak perlu menjadi penurut agar dicintai.
Yang pria cari bukan patuh tanpa syarat, tapi hubungan yang sehat, kompromi yang adil, dan rasa saling menghargai.

Menjadi kamu sendiri — tegas, jujur, dan tetap penuh kasih — lebih menimbulkan rasa hormat daripada sekadar menuruti segalanya.

Karena hubungan yang kuat tidak dibangun karena salah satu selalu menurut.
Tapi karena dua orang mau tumbuh bersama tanpa melukai batas masing-masing.

Foto profil Ambar Arum Putri Hapsari

mahasiswa Universitas STEKOM, BERITA CINTA

Menulis di Beritacinta, saya berbagi cerita, tips, dan inspirasi seputar cinta dan hubungan. Semoga tulisan-tulisan di sini bisa menemani dan memberi warna di perjalanan cinta kamu.

Related Post