Ambar Arum Putri Hapsari
mahasiswa Universitas STEKOM, BERITA CINTAMenulis di Beritacinta, saya berbagi cerita, tips, dan inspirasi seputar cinta dan hubungan. Semoga tulisan-tulisan di sini bisa menemani dan memberi warna di perjalanan cinta kamu.
Punya pasangan yang insecure memang tidak selalu mudah.
Kadang dia jadi overthinking, gampang cemburu, atau sering merasa takut kehilangan. Hal-hal kecil bisa kepikiran besar, bahkan sesuatu yang menurutmu biasa saja bisa membuatnya merasa tidak tenang.
Lalu, bagaimana cara membantu pasangan mengatasi rasa insecure-nya tanpa membuat hubungan jadi melelahkan?
Orang yang insecure biasanya lebih percaya tindakan daripada janji.
Karena itu, jangan cuma bilang:
“Tenang aja, aku sayang kamu.”
Tapi tunjukkan lewat sikap:
konsisten,
tidak menghilang tiba-tiba,
Dan tetap hadir saat dibutuhkan.
Rasa aman tumbuh dari kebiasaan kecil yang dilakukan terus-menerus.
Kalimat seperti:
“Kamu lebay.”
“Atuh gitu doang dipikirin.”
Justru bisa membuat pasangan merasa makin tidak dimengerti.
Meski menurutmu ketakutannya berlebihan, cobalah dengarkan dulu tanpa langsung menghakimi.
Kadang orang insecure bukan ingin dimanja; mereka cuma ingin dipahami.
Rasa insecure sering muncul karena seseorang merasa dirinya kurang.
Karena itu, bantu pasangan melihat nilai dirinya sendiri. Apresiasi hal-hal kecil, dukung proses berkembangnya, dan jangan terus membandingkan dia dengan orang lain.
Saat seseorang mulai percaya pada dirinya sendiri, rasa insecure-nya perlahan juga akan berkurang.
Mendukung pasangan itu baik, tapi jangan sampai kamu memikul semuanya sendirian.
Mengatasi insecurity tetap butuh usaha dari dirinya sendiri juga. Hubungan yang sehat dibangun bersama, bukan hanya satu pihak yang terus menenangkan.
Membantu pasangan mengatasi rasa insecure bukan soal menjadi sempurna, tapi soal memberi rasa aman lewat sikap yang tulus dan konsisten.
Karena kadang, hal paling menenangkan dalam hubungan bukan kata-kata romantis, tapi seseorang yang membuatmu merasa tidak perlu takut kehilangan.