Ambar Arum Putri Hapsari
mahasiswa Universitas STEKOM, BERITA CINTAMenulis di Beritacinta, saya berbagi cerita, tips, dan inspirasi seputar cinta dan hubungan. Semoga tulisan-tulisan di sini bisa menemani dan memberi warna di perjalanan cinta kamu.
Ada orang yang tidak terlalu peduli pada hadiah mahal. Tidak juga menuntut pujian panjang. Yang mereka mau sederhana. Duduk bareng, ngobrol tanpa distraksi, dan merasa benar-benar diperhatikan.
Quality time adalah bahasa cinta yang menekankan kebersamaan penuh perhatian. Bukan sekadar berada di tempat yang sama, tapi hadir secara utuh. Tanpa sibuk dengan layar. Tanpa pikiran ke mana-mana.
Karena bagi mereka, waktu adalah bentuk cinta paling jujur.
Waktu adalah hal yang tidak bisa diulang. Ketika seseorang meluangkan waktunya, itu berarti kamu adalah prioritas. Itulah kenapa orang dengan bahasa cinta ini bisa merasa sangat bahagia hanya dengan ngobrol dua jam tanpa gangguan.
Sebaliknya, mereka juga mudah merasa diabaikan. Main ponsel terus saat sedang bersama. Jawab singkat-singkat tanpa kontak mata. Secara fisik ada, tapi emosinya jauh.
Quality time bukan tentang durasi panjang. Satu jam yang fokus jauh lebih berarti daripada seharian tapi sibuk sendiri.
Hal kecil seperti ini bisa memperkuat koneksi emosional.
Namun, penting juga memahami bahwa quality time tidak selalu berarti harus bersama terus-menerus. Ruang pribadi tetap dibutuhkan. Justru jarak yang sehat membuat waktu bersama terasa lebih berkualitas.
Jika pasanganmu punya bahasa cinta ini, belajarlah hadir. Tatap matanya saat berbicara. Dengarkan ceritanya tanpa memotong. Simpan ponselmu sesekali.
Karena bagi mereka, cinta bukan soal seberapa sering kamu bilang sayang. Tapi seberapa sering kamu benar benar ada.
Dan kadang, kehadiran yang utuh lebih romantis daripada kejutan besar.