Ambar Arum Putri Hapsari
mahasiswa Universitas STEKOM, BERITA CINTAMenulis di Beritacinta, saya berbagi cerita, tips, dan inspirasi seputar cinta dan hubungan. Semoga tulisan-tulisan di sini bisa menemani dan memberi warna di perjalanan cinta kamu.
Mendengar kabar bahwa mantan akan menikah adalah momen yang bisa memunculkan berbagai perasaan sekaligus. Ada yang merasa biasa saja, ada yang ikut bahagia, tetapi tidak sedikit pula yang merasa sedih, kecewa, atau bahkan terkejut. Reaksi tersebut sebenarnya cukup wajar, terutama jika hubungan di masa lalu pernah memiliki arti yang besar dalam hidupmu.
Namun, apa yang kamu rasakan tidak selalu harus diwujudkan dalam bentuk tindakan. Saat emosi sedang tidak stabil, seseorang cenderung mengambil keputusan yang impulsif dan berpotensi menimbulkan penyesalan. Karena itu, penting untuk mengetahui hal-hal yang sebaiknya tidak dilakukan ketika mendengar mantan akan segera menikah.
Salah satu kesalahan terbesar adalah langsung menghubungi mantan untuk menyampaikan semua perasaan yang selama ini dipendam. Apalagi jika tujuanmu adalah membuatnya ragu terhadap keputusan yang sudah diambil.
Ketika mendengar kabar tersebut, kamu mungkin tiba-tiba teringat berbagai kenangan indah di masa lalu. Perasaan kehilangan yang dulu sudah mereda bisa muncul kembali. Namun, penting untuk membedakan antara rasa rindu terhadap seseorang dengan rasa kaget karena mengetahui hidupnya sedang bergerak maju.
Hindari mengirim pesan panjang berisi penyesalan, mengungkit kenangan lama, atau mencoba membandingkan dirimu dengan calon pasangannya. Tindakan seperti ini biasanya tidak mengubah keadaan, justru dapat membuatmu semakin sulit menerima kenyataan.
Selain itu, jangan mengambil keputusan ekstrem hanya karena merasa tersaingi. Misalnya, terburu-buru mencari pasangan baru agar terlihat sudah move on atau sengaja memamerkan kehidupan yang tampak sempurna di media sosial. Keputusan yang dibuat karena dorongan emosi sering kali tidak membawa hasil yang sehat.
Berikan dirimu waktu untuk memproses perasaan yang muncul. Tidak ada yang salah dengan merasa sedih atau kecewa. Yang penting adalah bagaimana kamu mengelola perasaan tersebut tanpa merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Kesalahan lain yang sering terjadi adalah terlalu sibuk memantau kehidupan mantan setelah mengetahui kabar bahwa ia akan menikah. Mulai dari melihat media sosial setiap hari, mencari informasi tentang calon pasangan, hingga mengikuti perkembangan persiapan pernikahannya secara diam-diam.
Perilaku seperti ini justru membuat proses penerimaan menjadi lebih sulit. Semakin sering kamu melihat kehidupannya, semakin besar kemungkinan luka lama kembali terbuka. Akibatnya, fokusmu terhadap kehidupan sendiri menjadi berkurang.
Hindari juga membandingkan perjalanan hidupmu dengan perjalanan hidup mantan. Fakta bahwa ia akan menikah bukan berarti hidupmu tertinggal atau kurang berhasil. Setiap orang memiliki waktu dan jalannya masing-masing.
Jika kabar tersebut membuatmu merasa tidak nyaman, tidak ada salahnya mengambil jarak sementara dari akun media sosial yang berkaitan dengan mantan. Langkah ini bukan bentuk kebencian, melainkan cara menjaga kesehatan emosional agar kamu bisa fokus pada diri sendiri.
Pada akhirnya, kabar pernikahan mantan adalah bagian dari perjalanan hidup yang perlu diterima dengan dewasa. Tidak semua kisah cinta berakhir bersama, dan itu bukan berarti hubungan tersebut sia-sia. Daripada terjebak pada masa lalu, lebih baik gunakan momen ini sebagai pengingat bahwa hidup terus berjalan dan masih banyak hal baik yang menunggu di depan.