Berita Cinta adalah sumber terpercaya untuk informasi, tips, dan cerita inspiratif tentang dunia percintaan. Temukan panduan hubungan, kisah romantis, dan solusi masalah asmara hanya di sini.

Romansa Hari Ini

Hard Launching, Momen Resmi Ngenalin Pasangan ke Publik dengan Bangga
No Closure Club, Tempat untuk Mereka yang Pernah Ditinggal Tanpa Penjelasan
Soft Launching, Cara Halus Ngenalin Pasangan ke Publik Tanpa Heboh
Closure, Langkah Terakhir untuk Menyembuhkan Diri dari Hubungan yang Usai
Mutual Feeling, Ketika Rasa Suka Tak Lagi Bertepuk Sebelah Tangan
Clingy dalam Hubungan, Antara Kasih Sayang dan Ketergantungan Emosional
Masalah Asmara

Istilah Zombieing Lebih Buruk dari Ghosting?

Istilah Zombieing Lebih Buruk dari Ghosting?
0

Kamu sudah move on.
Sudah ikhlas.
Sudah berhenti menunggu.

Tiba tiba… dia muncul lagi.

Menyukai cerita.
Balas chat lama.
Tanya kabar seolah tidak pernah menghilang.

Fenomena ini disebut zombieing dalam hubungan.

Dan banyak yang bilang, ini lebih buruk dari ghosting.

Apa Itu Zombieing?

Kalau ghosting adalah menghilang tanpa kabar, zombieing adalah kembali setelah lama menghilang tanpa penjelasan.

Seperti zombie yang bangkit dari kubur.

Datang tanpa rasa bersalah.
Tanpa klarifikasi.
Tanpa tanggung jawab.

Kenapa Bisa Lebih Menyakitkan?

Ghosting memang menyakitkan.

Tapi setidaknya jelas. Dia pergi.

Zombieing justru membingungkan.

Saat kamu sudah menutup bab itu, dia datang lagi dan membuka luka lama.

Harapan yang sudah kamu kubur bisa muncul kembali.

Dan itu yang membuatnya terasa lebih kejam.

Motif di Balik Zombieing

Beberapa alasan umum kenapa seseorang melakukan zombieing

Kesepian
Gagal dengan orang baru
Mencari validasi
Penasaran apakah kamu masih peduli

Bukan karena cinta tiba-tiba tumbuh kembali.

Sering kali hanya karena egonya ingin memastikan kamu masih ada.

Tanda Dia Hanya Zombieing

Tidak ada permintaan maaf.
Tidak menjelaskan kenapa dulu pergi.
Langsung bersikap santai seperti tidak terjadi apa-apa.
Hilang lagi setelah mendapat respons.

Kalau polanya seperti ini, hati-hati.

Haruskah Direspons?

Tergantung pada dirimu.

Kalau dia datang dengan penjelasan matang dan niat serius, mungkin bisa dipertimbangkan.

Tapi kalau hanya muncul tanpa tanggung jawab, kamu tidak wajib membuka pintu lagi.

Karena yang pernah pergi tanpa alasan, bisa saja pergi lagi dengan cara yang sama.

Ghosting menyakitkan karena ditinggalkan.

Zombieing menyakitkan karena dimainkan.

Dan kamu berhak atas hubungan yang konsisten, bukan yang muncul dan tenggelam sesuka hati.

Jadi, kalau zombie itu datang lagi, pastikan kamu tidak langsung membuka pintu hanya karena nostalgia.

Kadang yang sudah mati memang sebaiknya tetap dikubur.

Foto profil Ambar Arum Putri Hapsari

mahasiswa Universitas STEKOM, BERITA CINTA

Menulis di Beritacinta, saya berbagi cerita, tips, dan inspirasi seputar cinta dan hubungan. Semoga tulisan-tulisan di sini bisa menemani dan memberi warna di perjalanan cinta kamu.

Related Post