Ambar Arum Putri Hapsari
mahasiswa Universitas STEKOM, BERITA CINTAMenulis di Beritacinta, saya berbagi cerita, tips, dan inspirasi seputar cinta dan hubungan. Semoga tulisan-tulisan di sini bisa menemani dan memberi warna di perjalanan cinta kamu.
Banyak orang percaya bahwa cinta harus diperjuangkan.
Tapi dalam beberapa situasi, yang terjadi justru sebaliknya.
Semakin kamu mengejar seseorang, semakin dia menjauh.
Ini bukan soal siapa yang lebih kuat mencintai.
Sering kali ini tentang siapa yang benar-benar memilih untuk bertahan.
Pada dasarnya, seseorang yang ingin bersamamu tidak akan membuatmu terus mengejarnya.
Ketika kamu selalu menjadi pihak yang mengejar, hubungan bisa terasa berat sebelah.
Contohnya:
Dalam kondisi seperti ini, hubungan tidak lagi terasa seperti kerja sama dua orang, tetapi seperti satu orang yang terus berusaha mempertahankan sesuatu sendirian.
Ketika seorang pria benar-benar tertarik, biasanya dia akan menunjukkan usahanya.
Dia tidak akan membuatmu merasa bingung tentang posisimu dalam hidupnya.
Bahkan dalam penelitian tentang ketertarikan interpersonal yang dikembangkan oleh psikolog sosial Elaine Hatfield, hubungan yang sehat cenderung terbentuk dari ketertarikan yang saling timbal balik, bukan dari usaha sepihak yang terus dipaksakan.
Artinya, jika hanya satu pihak yang berjuang, hubungan tersebut cenderung tidak stabil.
Banyak orang takut berhenti mengejar karena merasa akan kehilangan kesempatan.
Padahal kenyataannya justru sebaliknya.
Berhenti mengejar berarti:
Cinta yang dipaksakan sering berakhir dengan kelelahan emosional.
Sedangkan cinta yang tulus biasanya datang dengan usaha dari kedua pihak.
Jika seorang pria benar-benar tertarik, dia akan mencari cara untuk mendekat.
Dia akan:
Karena ketika seseorang benar-benar menginginkanmu dalam hidupnya, dia tidak akan menunggu kamu terus mengejarnya.
Hubungan yang sehat tidak terasa seperti lomba siapa yang lebih berusaha.
Tidak perlu mengejar terlalu jauh.
Jika dia memang orang yang tepat, dia tidak akan hanya menunggu di garis finis.
Dia akan berjalan bersamamu sejak awal.
Dan terkadang, langkah paling bijak dalam cinta bukanlah berlari mengejar.
Tetapi berhenti sejenak dan lihat siapa yang benar-benar berjalan ke arahmu.