Ambar Arum Putri Hapsari
mahasiswa Universitas STEKOM, BERITA CINTAMenulis di Beritacinta, saya berbagi cerita, tips, dan inspirasi seputar cinta dan hubungan. Semoga tulisan-tulisan di sini bisa menemani dan memberi warna di perjalanan cinta kamu.
Pernah ngerasa tiba-tiba hidup jadi lebih seru cuma karena satu orang? Bangun tidur jadi semangat, senyum-senyum sendiri tanpa alasan jelas, bahkan hal kecil terasa spesial.
Kalau kamu pernah ada di fase itu, bisa jadi kamu sedang berada di era butterfly.
Butterfly era adalah fase di mana kamu merasakan “kupu-kupu di perut”—deg-degan, excited, dan penuh rasa penasaran saat dekat dengan seseorang.
Ini biasanya terjadi di awal ketertarikan. Belum tentu cinta, tapi cukup kuat untuk bikin kamu:
Semua terasa ringan, manis, dan… sedikit bikin candu.
Karena sensasi yang muncul sering digambarkan seperti ada kupu-kupu beterbangan di perut. Rasanya campur aduk:
Senang, gugup, penasaran, dan sedikit cemas.
Ini reaksi alami tubuh saat kamu tertarik secara emosional. Jadi, bukan cuma “perasaan lebay”—memang ada efek psikologisnya.
Kamu mulai sadar fase ini saat:
Bahkan kadang, kamu lebih menikmati perasaannya daripada orangnya itu sendiri.
Butterfly era itu menyenangkan, tapi juga tricky.
Karena di fase ini:
Kamu sering lebih banyak membayangkan daripada benar-benar mengenal.
Semua terasa sempurna karena kamu masih melihat dari sisi yang kamu suka saja. Realita belum sepenuhnya muncul.
Belum tentu.
Butterfly era lebih ke fase awal—ketertarikan yang masih ringan dan penuh euforia. Bisa berkembang jadi cinta, tapi juga bisa hilang begitu saja.
Makanya, banyak orang yang kaget ketika “rasa kupu-kupu” itu hilang. Padahal, itu hal yang normal.
Jawabannya: dua-duanya.
Nikmati momennya, karena ini salah satu fase paling seru dalam hidup. Tapi tetap sadar diri, jangan sampai terlalu larut sampai kehilangan logika.
Karena tidak semua yang terasa indah di awal akan berakhir sesuai harapan.
Butterfly era adalah fase di mana perasaan terasa ringan, seru, dan penuh warna karena kehadiran seseorang. Ini adalah bagian alami dari proses mengenal seseorang.
Entah berlanjut jadi cinta atau tidak, butterfly era tetap jadi momen yang sulit dilupakan—karena di situlah semuanya terasa paling hidup.