Ambar Arum Putri Hapsari
mahasiswa Universitas STEKOM, BERITA CINTAMenulis di Beritacinta, saya berbagi cerita, tips, dan inspirasi seputar cinta dan hubungan. Semoga tulisan-tulisan di sini bisa menemani dan memberi warna di perjalanan cinta kamu.
Menikah merupakan salah satu langkah besar dalam kehidupan seseorang. Selain kesiapan mental dan emosional, pernikahan juga memiliki syarat-syarat tertentu yang harus dipenuhi agar dianggap sah secara agama maupun hukum.
Banyak orang sering mengira menikah hanya soal cinta, padahal ada beberapa ketentuan penting yang tidak boleh diabaikan.
Berikut beberapa syarat menikah yang perlu diketahui.
Syarat pertama tentu adanya dua orang yang akan menikah, yaitu calon suami dan calon istri.
Keduanya harus memenuhi beberapa ketentuan dasar seperti:
Pernikahan yang dipaksakan tidak dianjurkan dalam ajaran Islam.
Dalam pernikahan Islam, wali nikah memiliki peran penting, terutama bagi mempelai perempuan.
Wali biasanya adalah:
atau kerabat laki-laki lainnya sesuai urutan wali dalam hukum Islam
Jika tidak ada wali, maka dapat digantikan oleh wali hakim.
Agar pernikahan dianggap sah, harus ada dua orang saksi laki-laki yang adil.
Saksi berfungsi untuk memastikan bahwa akad nikah benar-benar terjadi dan dapat dipertanggungjawabkan secara sosial dan agama.
Ijab dan qabul merupakan inti dari akad nikah.
Ijab adalah pernyataan dari wali yang menikahkan
Qabul adalah jawaban dari mempelai pria yang menerima pernikahan tersebut
Proses ini harus dilakukan secara jelas, dalam satu majelis, dan tidak boleh terputus.
Mahar adalah pemberian dari calon suami kepada calon istri sebagai bentuk penghormatan dalam pernikahan.
Mahar bisa berupa:
atau sesuatu yang memiliki nilai manfaat
Besarnya mahar biasanya disepakati oleh kedua pihak.
Selain sah secara agama, pernikahan juga perlu dicatat secara resmi oleh negara.
Di Indonesia, pernikahan umat Islam biasanya dicatat melalui Kantor Urusan Agama (KUA).
Pencatatan ini penting agar pernikahan memiliki kekuatan hukum, termasuk dalam urusan administrasi keluarga.
Menikah bukan hanya tentang dua orang yang saling mencintai, tetapi juga tentang memenuhi syarat-syarat yang telah ditetapkan agar pernikahan sah dan diakui.
Dengan memahami syarat menikah sejak awal, pasangan dapat mempersiapkan pernikahan dengan lebih matang dan bertanggung jawab.